Untuk penanganan permanen di lokasi jalur Tol Bocimi Seksi II yang terdampak longsor tersebut, diprediksi akan membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan.
Namun meski demikian, untuk memecah arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada liburan panjang Lebaran Idul Fitri tahun ini, ia akan mengupayakan pada Senin (08/04) sampai Selasa (09/04) ini, akan melakukan penanganan temporarnya.
“Jadi, jalur yang dibuka sementara adalah Jalur B. Tapi, itu hanya arah dari Jakarta. Nah, sebelah sana yang difungsikan. Nanti kalau arus balik kita pakai satu arah, tapi hanya sebelah sana,” imbuhnya.
“Tadi ada dua opsi, kita tangani ini atau kita teruskan. Nah itu kan ada jembatan tuh, kita teruskan ke sini, cuman waktu safety kita masih berani tanpa jembatan, supaya lebih cepat kalau pembangunan jembatan dilakukan disini bisa lebih 5 bulan waktunya,” timpalnya.(hnd)






