Lebih lanjut ia menjelaskan, ke empat anggota polisi tersebut, menunggu Acong di Hotel Sagara Ratu sampai pukul 02.00 WIB. Karena tidak kembali, maka mereka langsung pulang dan meninggalkan hotel tersebut.
Masih kata Herman, sehari setelah peristiwa penggerebekan di hotel miliknya, ia kembali disambangi dua anggota yang berbeda dan mengaku dari Polres Sukabumi. “Waktu itu, mereka bilang sama saya, jika disini ada penggerebekan dari polisi, saya dianjurkan untuk melapor kepada pimpinannya,” imbuhnya.
Sebelum mereka pergi meninggalkan hotel, dua anggota Polri tersebut, memberikan nomor hand phone kepada pemilik hotel tersebut. “Dia berpesan kepada saya, jika ada Acong kesini, agar segera menghubungi nomor kontak tersebut.
Namun sampai saat ini, pemuda atas nama Acong maupun polisi memang tidak ada lagi yang datang. Makanya saya tidak menghbungi nomor kontak itu,” beber Herman.
Setelah itu, pihaknya langsung masuk ke kamar nomor 11 dengan tujuan untuk membersihkan kamar penginapan yang sudah digeledah oleh empat anggota Polres Sukabumi tersebut. “Waktu saya masuk ke kamar, sejumlah fasilitas diruangan penginapan sudah berantakan, mulai dari kasur, seprai dan bantal sudah tak karuan.
Saat membersihkan ruangan, saya tidak melihat apapun. Hanya ada dua buah Aqua bekas minum dan sejumlah sampah dari makanan ringan,” timpalnya.(cr13/e)



