BERITA UTAMALiputan Khusus

Menguak Fakta Dibalik Penangkapan Delapan Anggota Polres Sukabumi

×

Menguak Fakta Dibalik Penangkapan Delapan Anggota Polres Sukabumi

Sebarkan artikel ini

Saat melakukan penggerebekan, Aipda I beserta anggota yang lainnya, diduga tidak melaporkan terlebih dahulu kepada KBO dan Kasat Narkoba Polres Sukabumi. Informasinya, saat penggerebekan oknum anggota Polres ini mengaku, bahwa pemilik sabu-sabu saat itu kabur.

Saat wartawan mendatangi lokasi, Herman (41) yang merupakan seorang pemilik Hotel Sagara Ratu mengakui memang pada Kamis (26/4) sekira pukul 21.00 WIB ia kedatangan dua orang pemuda yang tidak dikenal untuk memesan kamar nomor 11 dihotel miliknya. Ia pun langsung memberikan kunci kamarnya. Diketahui, di Hotel Sagara ini terdapat 14 pintu kamar di tiga lantai.

Bank bjb Tandamata

“Namun selang 15 menit, dua pemuda ini langsung keluar lagi dari kamar penginapan dan memberitahukan kepada saya, jika nanti ada orang datang kesini mencari nama Pak Acong, bilang saja lagi keluar. Waktu itu, saya melihat dua orang pemuda tersebut langsung pergi menggunakan motor matic dan mulutnya menggunakan masker,” jelas Herman sambil meragakan tingkah laku dua orang pemuda tersebut.

Selang setengah jam lamanya, setelah dua orang pemuda tersebut pergi dirinya merasa kaget bukan kepalang. Sebab, ia datangi empat orang anggota polisi berseragam preman yang mengaku dari Polres Sukabumi, sambil berteriak teriak memanggil nama Acong.

“Saat itu, saya melihat empat polisi ini membawa perlengkapan senjata dan mereka datang menggunakan mobil. Mereka menanyakan Acong. Waktu itu, saya langsung jawab, bahwa Pak Acong sedang keluar dulu sebentar,” bebernya.

Setelah itu, empat anggota Polres Sukabumi tesebut meminta kunci kamar nomor 11 yang dipesan dua pemuda yang tak diketahui identitasnya tersebut. Saat itu, Herman melihat anggota Polres Sukabumi ini langsung memasuki kamar penginapan nomor 11.

“Saya melihat dua anggota polisi itu, masuk kedalam kamar nomor 11 dan langsung menguncinya. Sedangkan dua anggota lagi diam berjaga di depan pintu dengan membawa senjata api,” timpalnya.