Sementara itu, Poibe Rita Siregar (46) yang merupakan ibunda korban, merasa tidak menyangka jika anak sulungnya tersebut ditemukan tewas dengan kondisi mengkhawatirkan. Kuat dugaan korban meninggal dunia karena penganiyaan. Lantaran, sejumlah barang berharga milik korban hilang. Diantaranya sepeda motor Yamaha Vixion dan telepon seluler.
“Terakhir saya ketemu dengan anak pada Kamis (13/12) lalu. Saat itu, ia berpamitan dan berangkat dari rumah bersama seseorang temannya berinisial A yang merupakan karyawan kios Gypsum,” katanya.
Ia berharap, pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas soal kematian anak sulungnya yang meninggal dengan kondisi mengkhawatirkan tersebut. “Saya harap Pak Polisi segera menangkap pelakunya dan menghukum sesuai dengan perbuatannya tersebut,” pungkasnya. (Den)





