BERITA UTAMAPENDIDIKAN

Lima SD Ambruk, 27 Terancam

×

Lima SD Ambruk, 27 Terancam

Sebarkan artikel ini

“Dari total 625 ruang SD yang rusak itu, di klasifikasikan menjadi tiga jenis kerusakan. Yakni, rusak berat, sedang dan ringan. Adapun anggaran yang bakal mengacovernya bersumber dari Bantuan Pemerintah Pusat, Dana Alokasi Khusus dan APBD Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Persoalan kegiatan belajar mengajar siswa, lanjut Iyus, tetap berjalan. Walaupun ada beberapa sekolah yang harus digabung karena bangunannya terancam ambruk. Sedangkan di SDN Perintis II Warungkiara, walaupun ruang kelasnya ambruk tidak sama sekali berpengaruh terhadap KBM.

Bank bjb Tandamata

“Murid di SDN Perintis II Warungkiara itu sedikit, jadi tidak harus digabung atau belajar ditempat lainnya. Rencannya tahun ini, sekolah tersebut akan dibangun kembali dari anggaran bantuan pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Informasi dan Publikasi Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi Anggaran Sukabumi (LK2TAS), Bakti Danurhadi meminta agar Dinas Pendidikan lebih slektif dan turut serta memantau setiap proses pengerjaan bangunan sekolah.

Dengan begitu, dirinya berharap kualitas pembangunan bakal lebih terjamin. “Jika proses pembangunannya asal-asalan, kerusakan SD di Kabupaten Sukabumi tidak akan pernah habis. Alhasil, anggaran ratusan milyar untuk perbaikan dan pembangunan mubajir. Maka, Disdik harus selektif dan langsung pabtau turun tangan,” pungkasnya. (cr15/t)