KABUPATEN SUKABUMI

Gedung SDN 2 Girijaya Sukabumi Ambruk Termakan Usia

×

Gedung SDN 2 Girijaya Sukabumi Ambruk Termakan Usia

Sebarkan artikel ini
Gedung SDN 2 Girijaya Sukabumi Ambruk
Kondisi sejumlah bangunan SDN 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk.

SUKABUMI – Sejumlah bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Girijaya, di Jalan Raya Padepokan Girijaya, Nomor 56, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ambruk.

Meski tidak ada korban jiwa, bangunan sekolah ambruk yang terjadi pada Selasa (15/01) sekira pukul 04.30 WIB ini, telah menenal kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Bank bjb Tandamata

Pengawas Sekolah Kecamatan Cidahu, Nurbaeti mengatakan, bangunan sekolah SDN Girijaya 2 ini, ambruk selain kondisi bangunannya sudah lapuk termakan usia, juga akibat intensitas curah hujan yang tinggi.

“Insiden ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama empat hari berturut-turut,” kata Nurbaeti pada Kamis (16/01).

Sejumlah bangunan sekolah yang ambruk tersebut, samsung Nurbaeti, diketahui merupakan gedung Perpustakaan, ruang kepala sekolah dan ruang guru.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Lantaran, saat kejadian bangunan sekolah ambruk ini, diketahui terjadi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai,” paparnya.

Ketika disinggung mengenai penyebab sejumlah bangunan sekolah tersebut ambruk. Nurbaeti menjawab, bahwa hal ini dapat terjadi karena dua faktor. Yakni, selain karena faktor cuaca ekstrim juga disebabkan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia.

“Iya, bangunan sekolah yang ambruk itu, diketahui telahdibangun pada tahun 2008 silam. Sehingga, saat diguyur hujan secara terus menerun, akhirnya atap dan gentingnya langsung ambruk. Kalau untuk jumlah kerugiannya ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta,” tukasnya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, ia langsung bergegas ke lokasi sekolah untuk meninjau secara langsung. Setelah melaporkan kepada pimpinannya, tidak lama setelah itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, langsung meninjau lokasi dan berkomitmen untuk memprioritaskan perbaikan. “Insya Allah, katanya di tahun 2025 ini, sudah ada rencana untuk pembangunan dua lokal kelas baru,” imbuhnya.

“Nah, untuk proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa, tetap berjalan dengan beberapa penyesuaian. Jadi, untuk sementara waktu, kegiatan pembelajaran difokuskan pada ruang-ruang yang masih aman dan layak digunakan,” pungkasnya. (Den)