Lebih Dekat Dengan Finalis Master Chef Season 7 Asal Kota Sukabumi, Adit Gurnawijaya

  • Whatsapp
JADI KONTESTAN: Adit Gurnawikaya (tengah) yang merupakan finalis Master Chef Seaseon 7 di RCTI asal Kota Sukabumi saat mengikuti acara. IST

Harumkan Sukabumi, Dengan Makanan dan Musik

Kota Sukabumi, Sebuah kota kecil dengan luasan sekitar 48 kilometer ini menyimpan banyak potensi luar biasa. Meski tidak memiliki kawasan wisata dan industri sebagai penopang pendapatan daerah, namun kota yang memiliki tujuh kecamatan serta 33 kelurahan ini memiliki potensi wilayah perkotaan yang cocok untuk berinvestasi pada bidang jasa. Tidak hanya itu, Kota Sukabumi pun memiliki masyarakat yang kreatif, khususnya anak-anak muda. Tidak jarang, para pemuda di Kota Sukabumi kerap mengisi berbagai kompetisi dan tampil di layar televisi, seperti salah satunya Adit Gurnawikaya yang merupakan finalis Master Chef Seaseon 7 di RCTI. Bagaimana kisah singkat Adit hingga masuk finalis master chef dan harapannya?

WAHYU-RADAR SUKABUMI

Masuk televisi dan menjadi terkenal menjadi impian sebagian orang, tak terkecuali Adit Gurnawijaya. Alumni SMAN 3 Kota Sukabumi angakatan 2011 ini merupakan finalis Master Chef Season 7 yang tayang di RCTI. Adit yang juga seorang musisi itu mampu bersaing dengan ribuan peserta lain hingga mampu lolos ke enam besar ajang tersebut.

Perjalanan panjang Adit ini diawali dari karirnya menjadi mahasiswa di salah satu kampus di Slovakia. Lantaran ada sesuatu hal, pemuda bernama lengkap Mochamad Adiutama Gurnawijaya Putra memutuskan untuk kerja di salah satu restoran cepat saja di negara tersebut.
Dengan kepiawaiannya itu, Adit pun mulai serius dan sempat mengikuti kurusus masak saat pulang ke Indonesia.

“Saat itu, sekitar tahun 2019 lalu saya pulang ke Indonesia dan memutuskan kursus masak dan jualan makanan,” kata Adit. Dengan potensi yang dimilikinya, Adit mendapatkan tawaran dari salah satu rekannya untuk mencoba mengikuti kompetisi masak yang ada di televisi. Puncaknya ketika ada ajang MasterChef Indonesia season 7 pada 2020 ia tertarik mengikutinya dengan mengirimkan video.

“Alhamdulillah dinilai layak dan dipanggil audisi, hingga akhirnga masuk top 6 ajang itu, “terangnya. Masih kata dia, untuk masuk menjadi finalis, tentunya memerlukan waktu yang cukup panjang. Selain harus dikarantina, Adit pun harus mengalahkan 3.000 peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

Dari jumlah itu akhirnya disaring menjadi 30 orang dan selanjutnya 20 orang. Setelah melalui proses panjang yakni karantina selama 4 bulan, akhirnya Adit masuk ke enam besar Master Chef Indonesia season 7.

Prestasi ini kata Adit, cukup membanggakan karena dari Jabar sepengetahuannya hanya dia yang masuk enam besar. Sehingga dapat membawa harum nama Sukabumi dan Jawa Barat sebagai daerah penghasil anak muda kreatif.

“Banyak ilmu dan pelajaran yang saya dapat selama mengikuti ajang master chef. Tentunya ini akan menjadi bekal untuk kedepan berbagai kepada teman-teman,” akunya.

Adit menambahkan, meski lomba memasak itu selesai. Dirinya masih akan mengembangkan kemampuannya dengan membuat konten kreatif yakni dapur masak di media sosial seperti Youtube.

Rencananya Adit akan memasak makanan Indonesia seperti gulai, kari, dan rendang atau masakan Indonesia dicampur luar negeri. Sehingga ia bisa menularkan keahliannya kepada masyarakat.

Selain masak ungkap Adit, ia juga mengeluarkan album musik pada awal Januari 2021. Album pertama Adit berisi lagu Pelarianmu dan Matahari yang bergenre musik pop.

Adit juga akan berkolaborasi dengan Sukabumi Creative Hub (SCH) dalam menggali potensi anak muda di Kota Sukabumi. “Potensi anak-anak muda Sukabumi sangat banyak namun harus lebih berani menunjukkan kreativitas dan didukung mental kuat,” ucapnya.

Adit berharap, bisa membangkitkan potensi kreativitas pemuda Sukabumi. Hal ini untuk mengharumkan nama Sukabumi di kancah nasional hingga internasional.

Ditemui terpisah, Manager SCH Rendi Irlian Kamase menambahkan, pandemi ini tidak menyurutkan semangat pemuda untuk melahirkan karya di bidang industri kreatif. “Kota Sukabumi memiliki banyak potensi pemuda kreatif yang harus didukung untuk maju seperti Adit, “ujar Rio sapaan Rendi Irlian Kamase.

Diakui dia, SCH akan berkolaborasi bersama Adit untuk membangkitkan kreativitas pemuda di Sukabumi. Targetnya pemuda Sukabumi jadi kebanggan bagi daerahnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengaku bangga dengan prestasi anak-anak muda Kota Sukabumi. Tentunya, hal itu sejalan dengan penghargaan yang diberikan Pemprov Jabar kepada Kota Sukabumi sebagai kota terkreatif di Jabar. “Kami mendukung penuh pemuda untuk melahirkan karya-karya terbaiknya, “pungkasnya. (*)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *