Lapor…. Kebijakan Berubah lagi, Mudik Lokal di Jabodetabek Kini Dilarang

  • Whatsapp
KETAT : Petugas Polresta Bogor Kota saat menyosialisasikan larangan mudik. (Foto Humas Pemkot Bogor)

BOGOR — Publik kembali dibuat bingung dengan larangan mudik. Setelah sebelumnya mengizinkan mudik antarwilayah aglomerasi, pemerintah kini melarang aktivitas itu. Dengan demikian, warga Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang (Jabodetabek) tak diizinkan melakukan mudik lokal selama masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.

Keputusan itu, diumumkan Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, kemarin (6/5). “Pemerintah melarang apapun bentuk mudik lintas provinsi maupun dalam wilayah satu kabupaten kota aglomerasi,” ujar Wiku.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, ada delapan wilayah aglomerasi yang sebelumnya diperbolehkan melakukan mudik. Namun kini dilarang. Antara lain, pertama, Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros (Sulawesi Selatan).

Kedua Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo (Sumater Utara). Ketiga, Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Jawa Timur). Keempat, Bandung Raya (Jawa Barat). Kelima, Jabodetabek. Keenam, Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, Purwodadi (Jawa Tengah). Ketujuh, Yogyakarta Raya, dan kedelapan, Soloraya.

Wiku menyebut, larangan mudik ini, tidak berarti membuat warga yang berada di wilayah aglomerasi dilarang bepergian. Dia mengatakan sektor esensial tetap dibuka untuk menggerakan perekonomian daerah.

Hanya saja warga tetap tidak diperbolehkan mudik. Untuk sektor-sektor esensial yang dibuka selama masa libur Idul Fitri nantinya akan tetap sesuai dengan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berlaku di masing-masing daerah. “Ini demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah, masyarakat tidak perlu khawatir penularan karena adanya aturan PPKM mikro di tingkat wilayah,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *