BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kronologis Pekerja PT. Indolakto Cicurug Sukabumi Tewas di Area Robot Palletizer, Keselamatan Kerja Disorot

×

Kronologis Pekerja PT. Indolakto Cicurug Sukabumi Tewas di Area Robot Palletizer, Keselamatan Kerja Disorot

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP : Petugas Polsek Cicurug, Polres Sukabumi, saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja rekanan di PT Indolakto (C2), tepatnya di Kampung Pasawahan, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (15/07) pagi.
OLAH TKP : Petugas Polsek Cicurug, Polres Sukabumi, saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja rekanan di PT Indolakto (C2), tepatnya di Kampung Pasawahan, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (15/07) pagi.

“Korban ini, telah meninggal dunia akibat kecelakaan saat beraktifitas atau bekerja di PT. Indolakto (C2), tepatnya di area mesin robotic palletzer stiek line 3,” kata Andi kepada Radar Sukabumi pada Sabtu (15/07).

Bank bjb Tandamata

Setelah mengetahui kejadian tersebut, Panit Reskrim Polsek Cicurug dan sejumlah anggotanya langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Setiba dilokasi, petugas kepolisian langsung memasang police line di area robotic pallet line 3, mengamankan barang bukti, meneliti rekaman CCTV dan melakukan pemotretan TKP.

“Setelah melakukan cek TKP, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.57 WIB,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sambung Andi, seorang pekerja yang bernama Heri Sumantri dengan jabatan EHS Officer telah menerangkan kepada petugas kepolisian, bahwa berdasarkan rekaman CCTV sekira pukul 05.54 WIB, alarm robotic pallettizer menyala, karena terdapat problem. Hal ini, mengakibatkan palet kosong yang seharusnya terisi dengan otomatis.

“Bahkan, saat alarm menyala, mesin robot di pabrik itu terhenti dengan posisi arm robotic terdapat produk,” timpalnya.

Pada rekaman CCTV ini, tepatnya sekira pukul 05.57 WIB, korban telah berinisiatif untuk memposisikan pallet kosong secara manual dengan masuk ke area robotic palletizir melalui celah bawah coveyor dan naik ke atas jalur pallet. Namun, ketika pallet terposisikan. Maka, sistem robotic secara otomatis membaca keberadaan palet dan robot langsung beroperasi dan menyimpan produc di atas pallet dan kepala korban sendiri masih berada di atas palet.

“Iya, dampaknya korban tertimpa produk yang di pegang oleh robot tersebut, dan kemudian robot secara otomatis mati lagi. Akibat kejadian itu, korban dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian,” paparnya.

Masih kata Andi, seharusnya korban apabila ada kendala pada mesin, korban memberitahukan kepada supervisior dan tidak boleh memasuki kawasan area robotic. Meskipun, jika hendak memasuki area tersebut, harus melalui pintu utama. “Ini dilakukan agar semua mesin mati secara otomatis,” ujarnya. (den/d)