Ditegaskan Suharyanto, rumah yang mengalami rusak ringan itu mendapat bantuan Rp15 juta, yang rusak sedang sekitar Rp30 juta, dan saat ini telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi untuk melaksanakan pendataan dan pengecekan secara langsung.
“Kita waktu bencana yang dulu yang Desember 2004 itu pun sekarang sedang proses, sudah dianjurkan oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi sekitar 2.000 rumah yang perlu perbaikan, baik rusak ringan, sedang dan berat. Intinya kita mendampingi membantu semaksimal mungkin masyarakat yang terdampak,” paparnya.
“Untuk korban yang meninggal dunia, tadi saya katakan, ada santunan nanti dari Kementerian Sosial, ada protapnya, nanti mungkin dari Kementerian Sosial akan hadir ke sini, itu akan menyampaikan juga berapa yang diberikan bantuan oleh kemensos,” tandasnya. (ndi/d).






