Tejo memastikan, pasca event Lapdek akan direvitalisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), sesuai arahan wali kota saat diskusi dengan masyarakat di launching program unggulan NGoPI (Ngobrol Happy) bersama Kopi TURKISH. “Pemkot Sukabumi juga berkomitmen lebih selektif dalam memberi izin event dan menjaga kebersihan serta keindahan Lapdek,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Disporapar Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra menjelaskan, pihaknya hanya bertugas sebagai pengarah teknis dan pengawas. “Karena kita sudah menunjuk beberapa PIC kegiatan dan memaksimalkan Pentahelix, sementara revisi terhadap Perwal 4/2017 kini tengah dilakukan oleh Bagian Hukum Setda,” singkatnya.
Di tempat terpisah, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Yudi Febriansyah membenarkan bahwa Perwal sedang disempurnakan agar lebih adaptif dengan kondisi dan kebutuhan saat ini. “Revisi dilakukan agar pemanfaatan ruang publik tetap memiliki dasar hukum yang kuat, fleksibel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tukasnya. (bam/d)






