“Konteks giat yang kita lakukan lebih banyak ke pencegahan, hingga penegakan hukum. Kita mengambil momen kemarin pada saat masa orientasi sekolah, melakukan sosialisasi kepada remaja tentang bahaya narkoba,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menilai ada banyak faktor mengapa angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya ini cukup tinggi.
“Sukabumi ini kan menjadi kota transit. Meskipun pelaku atau korbannya bukan dari Kota Sukabumi. Tetapi ini lah yang menjadi beban kita karena Kota Sukabumi adalah kota transit. Karena itu kita mengajak kepada Forkopimda sesuai kewenangannya masing-masing untuk bersama memberantas peredaran narkoba. Saya yakin kalau Forkopimdanya kompak, semua bisa teratasi. Kepada masyarakat, jangan mencoba sesuatu yang tidak perlu dicoba,” tukasnya. (bam/d)






