Kawasan Geopark Kembali Kebanjiran

  • Whatsapp
TERENDAM : Suasana banjir yang merendam lahan pertanian padi di wilayah Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Selasa (29/12).

SUKABUMI – Puluhan hektare lahan pertanian padi di wilayah Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi terancam gagal panen. Pasalnya, hektaran lahan pertanian milik warga tersebut, terendam banjir pada Selasa (29/12).

Camat Ciemas, Ahmad Gangga Sanjaya mengatakan, banjir tersebut terjadi setelah wilayahnya diguyur hujan deras sejak Senin (28/12) malam sampai Selasa (29/12) sore. Tingginya curah hujan tersebut, membuat empat tanggul berupa Tembok Penahan Tanah (TPT) di sepanjang sungai Cikalong jebol.

Bacaan Lainnya

“Iya, karena jebol maka air dari sungai Cikalong itu langsung meluap dan merendam sekitar 30 hektare lahan pertanian di wilayah Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas,” kata Ahmad kepada Radar Sukabumi, Selasa (29/12).

Empat TPT terebut, diantaranya TPT di Kampung Cihaur, TPT di Kampung Purbasari, TPT di Kampung Pasir Malang dan TPT di Kampung Cilandak. “Dari empat TPT ini, terdapat dua TPT yang mengalami kerusakan cukup parah. Yakni, TPT di Kampung Cihaur telah mengalami kerusakan berat dengan ukuran panjang 30 meter dan tinggi 3 meter dan TPT di Kampung Purbasari dengan kerusakan sepanjang 20 meter dan tinggi 2,50 meter,” bebernya.

Ketika disinggung mengenai jumlah kerugian materil akibat bencana banjir tersebut, dirinya menjawab belum megetahui pasti jumlah kerugiannya. Pasalnya, saat ini ia bersama petugas gabungan masih fokus terhadap penanganan banjir.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun akibat banjir ini, selain merendam 30 hektare lahan pesawahan, juga menerjang sejumlah pemukiman penduduk,” imbuh Ahmad.

Saat ini, air yang merendam puluhan hektare lahan pertaninan itu belum surut dengan ketinggian sekitar 40 centimeter. Untuk itu, saat ini dirinya bersama petugas gabungan dan unsur Muspika Kecamatan Ciemas tengah berjaga dan memantau di lokasi.

“Saya sudah melaporkan dan meminta bantuan kepada BPBD Kabupaten Sukabumi agar segera menurunkan alat berat ke lokasi banjir. Ini harus dilakukan untuk melakukan pengerukan di saluran sungai yang mengalami pendangkalan. Memang banjir di sungai Cikalong itu, sudah menjadi agenda tahunan, khususnya saat memasuki musim hujan seperti sekarang ini,” pungkasnya. (den/t)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *