Karnaval HUT RI di Nyalindung Sukabumi Diwarnai Kerusuhan, Ini Penyebabnya

Warga rusuh dengan kawanan moge saat melakukan karnaval
RUSUH : Warga rusuh dengan kawanan moge saat melakukan karnaval HUT RI ke 77 di Jalan Raya Nyalindung, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.(foto : ist)

SUKABUMI — Kapolsek Nyalindung, Polres Sukabumi, AKP Dandan Gaos, akhirnya angkat bicara soal video Karnaval HUT RI yang viral di media sosial Facebook dan perpesanan Group WhatsApp (WAG) terkait kericuhan pengendara motor gede (moge) dengan warga Kecamatan Nyalindung.

Video berdurasi 50 detik itu, tampak terlihat kerumunan warga yang sedang meramaikan momen HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Jalan Raya Nyalindung, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.

Bacaan Lainnya

“Video itu diambil pada Rabu (17/08) saat HUT RI ke 77, tepetnya saat warga melaksanakan karnaval HUT Kemerdekaan RI,” kata Kapolsek Nyalindung AKP Dandan Gaos kepada Radar Sukabumi pada Jumat (19/08).

Lebih lanjut Dandan menjelaskan, peristiwa kerusuhan tersebut bermula saat komunitas motor gede tengah melakukan touring dari arah Nyalindung ke Kota Sukabumi. Namun, saat melewati karnaval HUT Kemerdekaan RI yang dirayakan masyarakat membuat kondisi jalan macet dengan sistem buka tutup dan salah satu korban menyalakan gas motor.

“Setelah selesai upacara, kami menerima video. Setelah itu, kami langsung perintahkan anggota ke TKP sekitar pukul 15.00 WIB. Jadi itu lagi ada acara karnaval. Otomatis jalur itu, ada buka tutup jalan. Sementara, untuk rombongan motor trouringnya ada sekitar 20 motor mau ke arah kota,” ujarnya.

Pos terkait