BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kantor Desa Neglasari Lengkong ‘Berasap’, Dituding Warga Sunat BLT-DD

×

Kantor Desa Neglasari Lengkong ‘Berasap’, Dituding Warga Sunat BLT-DD

Sebarkan artikel ini
Warga saat melakukan aksi demostrasi di depan kantor Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Senin (20/7).

“Kedatangan ratusan warga itu, untuk menuntut pemerintah desa sesuai perjanjiannya. Iya, Pak Kades itu janjinya hari ini akan memberikan penjelasan soal potongan bantuan itu.

Bahkan, ia mengklaim bantuan itu sudah dikembalikan kepada warga sebagai penerima manfaat. Namun, faktanya tidak jelas. Karena kami belum melihat bentuknya dan belum menerima,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Ketika disunggung mengenai jumlah warga yang menerima manfaat dari bantuan tersebut. Dirinya menjawab, bahwa di wilayah Desa Neglsari, Kecamatan Lengkong, terdapat sekitar 150 warga yang telah mendapatkan bantuan sosial yang bersumber dari BLT DD itu.

“Bila kita kalkulasikan, tentu jumlahnya sangat banyak. Seperti 150 orang di kali Rp200 ribu per orangnya. Jadi totalnya ada sekitar Rp30.800.000,” timpanya.

Sementara itu, Kapolsek Lengkong, AKP Dikdik Sardadi mengatakan, pihaknya membenarkan soal warga Desa Neglasari yang melakukan aksi demostrasi tekait Bantuan BLT DD itu.

“Iya, memang benar ada persoalan. Tapi, kejadian itu sudah selesai di musyawarahkan di kantor Kecamatan Lengkong,” kata Didik.

Saat melakukan musyawarah, ujar Dikdik, warga meminta kepada pemerintah Desa Neglasari untuk mengembalikan anggaran BLT DD yang diduga di potong itu.

“Iya, tuntutanya warga itu ingin uang haris di kembalikan dan hasilnya hari ini batas terakhir dan uang sudah terkumpul semua. Jadi, uang itu sudah ada di pihak ketiga yang merasa tidak puas,” pungkasnya. (den/d)