Beberapa hal yang menjadi sorotan adalah kelalaian pengawasan panitia, kurangnya regulasi atau standar etika dalam acara adat, dan potensi lunturnya nilai budaya akibat modernisasi serta hiburan berlebihan.
Hasil polling akan diolah menjadi artikel evaluasi dan konten media sosial, serta menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan penyelenggara acara adat agar lebih memperhatikan aspek etika dan nilai budaya.
Sebelumnya, video aksi pria berpakaian minim dalam acara khitanan putra pimpinan adat, Abah Ugi Sugriana Rakasiwi, viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan masyarakat, mulai dari kritik hingga kekhawatiran akan lunturnya nilai budaya dalam kegiatan adat.(hnd)




