BERITA UTAMAPemda Kabupaten Sukabumi

Kabupaten Sukabumi Siapkan 2.667 Lowongan CPNS dan PPPK

×

Kabupaten Sukabumi Siapkan 2.667 Lowongan CPNS dan PPPK

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019.

SUKABUMI – Pemkot Sukabumi sudah mengumumkan jumlah kuota untuk formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada rekrutmen 2021. Dimana, secara keselurahan kuotanya sebanyak 747 orang.

Kini, giliran Pemkab Sukabumi yang membocorkan jumlah kuota untuk CPNS dan PPPK. Dimana, kabupaten terluas se Jawa-Bali ini mengumumkan ada 2667 lowongan. Diantaranya, sebanyak 2463 formasi PPPK dan 204 formasi CPNS.

Bank bjb Tandamata

Wakil Sekretaris Panitia Seleksi Daerah (Panselda), Wasria mengungkapkan, pada rekrutmen 2021 CPNS dan PPPK di Kabupaten Sukabumi mendapat formasi sebanyak 2667. Namun begitu, secara resmi bakal diumumkan oleh Bupati Sukabumi yang direncanakan pada akhir bulan ini.

“Formasi sementara 2667, yakni sebanyak 2463 formasi PPPK dan 204 formasi CPNS. Nanti secara resmi akan diumumkan oleh Pak Bupati,” terangnya kepada Radar Sukabumi, Senin (24/5/2021).

Secara teknis, pihaknya hingga saat ini masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait rekrutmen CPNS dan PPPK ini.

“Kami masih menunggu regulasi yang mengatur juklak-juknis terkait CPNS dan PPPK ini. Tapi yang pasti, secara administratif kami panselda telah mempersiapkan berbagai hal nya,” ujarnya.

Untuk formasi PPPK, sebutnya, didominasi oleh guru. Sedangkan untuk formasi CPNS, mulai dari tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Namun begitu, pihaknya meminta agar dapat bersabar sebelum pengumuman secara resmi dibuka oleh pemerintah.

“Kami minta masyarakat agar mempersiapkan diri saja sebaik mungkin. Proses seleksi mengunakan CAT BKN sehingga amat objektif,” sebutnya.

Pihaknya juga menegaskan, tidak ada celah bagi calo untuk bisa menjanjikan peserta lolos tes CPNS. Artinya yang bisa meluluskan peserta, hanyalah diri sendiri. “Kami minta tidak mempercayai siapapun terkecuali diri sendiri. Apalagi calo dalam rekrutmen CPNS. Hanya diri sendiri lah yang bisa,” tandas Wasria. (upi/t)