Setelah itu, calon suami korban langsung melaporkannya kepada pihak security apartemen. “Saat dibuka pintu apartemennya, mereka merasa kaget bukan kepalang. Lantaran, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Aan saat disambangi Radar Sukabumi di rumah duka, Rabu (19/12).
Saat calon suaminya bersama pihak security masuk ke dalam apartemen tersebut, mereka melihat korban dalam posisi tengkurap tanpa mengenakan pakaian sehelai pun. Bahkan, adanya bercak darah pada pinggul, perut, pergelangan tangan kiri dan bahu mulai membiru.
“Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban hilang. Seperti perhiasan emas berupa kalung, cincin, gelang kaki dan dua buah handphone merek Samsung dan Iphone,” paparnya.
Masih ditempat yang sama, Sri Novianti (28) yang merupakan keponakan korban mengaku tidak percaya dengan peristiwa yang telah menewaskan kerabatnya tersebut.
“Saya pertama mendapatkan informasi ini dari saudara. Karena penasaran, saya langsung lihat internet. Ternyata ada berita soal kematian Siska,” katanya.
Menurutnya, korban merupakan sosok perempuan yang baik dan menjadi panutan bagi keluarganya. Ia sengaja datang ke Jakarta untuk mengadu nasibnya dan bekerja sebagai SPG kosmetik.





