Kapolsek Jampangtengah, AKP Samsuri melalui Bhabinkamtibmas Desa Sindangresmi, Brigadir Irpan Rustiandi mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga mengenai peristiwa kebakaran tersebut, sejumlah anggota dari Polsek Jampangtengah langsung terjun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.
“Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik. Api bermula menyala di rumah Pak Bae. Selang berapa menit, api langsung menjalar dan membakar rumah tetangganya yang bernama Eet,” jelasnya.
Pihaknya mengaku kesulitan saat proses memadamkan api yang menghanguskan dua rumah warga tersebut. Pasalnya, di lokasi kejadian tidak terdapat mata air. Terlebih lagi, bangunan rumah warga yang terbuat dari anyaman bambu tersebut, merupakan material yang mudah terbakar.
“Sekitar 1 jam lamanya, api langsung menghanguskan dua rumah warga. Api berhasil kami jinakan pada Jum’at (5/10) sekira pukul 01.30 WIB, setelah warga bersama Muspika Kecamatan Jampangtengah berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya,” paparnya.
Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materil hingga mencapi Rp200 juta.
“Saat ini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat ke rumah tetangga terdekatnya,” pungkasnya. (Den)





