SUKABUMI — Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan penyebab banyaknya korban jiwa akibat gempa Cianjur 5,6 Mag akibatkan oleh gempa dangkal (shallow crustal earthquake), selain itu banyak struktur bangunan yang tidak memenuhi standar aman gempa.
“Gempa Sukabumi-Cianjur Mag.5,6 merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif pada zona sistem Sesar Cimandiri, “jelas Daryono dalam tulisanya di Akun Twitter
Selain kedalaman gempa dangkal, dirinya juga menyebutkan banyak bangunan tidak memenuhi standar aman gempa, kemudian banyak pemukiman warga yang berada pada tanah lunak (local site effect-efek tapak) dan Pebukitan (efek topografi).
“Dampak gempa Mag. 5,6 sangat merusak di Sukabumi dan Cianjur diakibatkan pertama kedalaman gempa yg dangkal, kedua struktur bangunan tidak memenuhi standar aman gempa, dan ketiga lokasi permukiman berada pada tanah lunak (local site effect-efek tapak) dan perbukitan (efek topografi), “tukasnya.






