RADARSUKABUMI.com – Informasi mantan Presiden ketiga, BJ Habibie meninggal dunia menyebar di media sosial sejak Selasa (10/9/2019) dini hari.
Salah satu penyebar hoax Habibie meninggal yakni akun Facebook Yanto Purba.
Setelah menyebarkan hoax, Yanto Purba langsung minta maaf. Ia mengaku tak bermaksud menyebarkan berita hoax tentang Habibie.
“Saya mohon maaf beribu ribu maaf kepada seluruh sahabat Dumay. Karena jujur saja saya tidak bermaksud menyebar berita hoax,” kata Yanto Purba.
Ia menambahkan, kabar duka Habibie meninggal ia dapat dari postingan akun FB atas nama Foxrot Sierra pukul 03.30 wit dini hari.
“Karena rasa simpati dan beliau adalah idola saya. Saya ikut mengucapkan duka cita dan mempostingnya. Ternyata saya dengar berita selesai shalat subuh pak habibie masih dalam perawatan secara intensif oleh puluhan dokter ahli di rumah sakit,” tambahnya.
“Semoga bapak sehat walafiat. Dan kepada keluarga besar pak Prof DR BJ Habibie saya sampaikan permohonan maaf, karena tidak bermaksud menyebar berita hoax. Terima kasih,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten pribadi BJ Habibie, Rubijanto mengatakan kabar duka Habibie meninggal tidak benar alias hoax.
Menurutnya, Habibie saat ini dalam kondisi aman dan masih dalam penanganan oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto.
“Pagi ini beredar berita hoax, hoax! Beliau dalam keadaan aman terkendali. Terima kasih,” kata Rubijanto.
(one/pojoksatu/izo/rs)






