Selain itu, kendati peristiwa serupa tidak pernah terjadi di Kota Sukabumi, namun pihaknya juga meminta jaminan kepada kepolisian agar tindakan tersebut tidak terjadi di Kota Sukabumi.
“Sejauh ini di Sukabumi tidak pernah terjadi, kami pun berharap di Sukabumi tidak akan ada tindakan refresif yang dilakukan para oknum keamanan saat mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa,” imbuhnya.
Aksi salat gaib dan doa bersama ini, masih kata Rivaldi, dilakukan serentak seluruh Indonesia, sedangkan pada proses hukum atas kematian Randi, IMM telah melakukan tindakan – tindakan untuk membatu proses hukum yang tengah berslangsung.
“Salat gaib dan doa bersama ini serentak dilakukan disetiap daerag oleh kader IMM se Indoesia, kami pun telah melakukan upaya-upaya untuk membantu proses hukum,” pungkasnya. (upi/t)






