Seperti diketahui, tiga korban yang tewas terpangang api ini, diketahui bernama Jamal (37), Iis (28) dan Ayu (10).Polisi memastikan peristiwa tragis ini, bermotif bunuh diri yang dilakukan oleh Jamal.
“Kita sudah melakukan otopsi di RSUD Sekarwangi Cibadak bersama Dokter Porensik dari Mabes Polri pada Rabu (20/2) sekira pukul 20.00 WIB,” jelas I Djubaedi.
Sedangkan berdasarkan musyawarah pihak keluarga, jasad Iis dan Ayu akhirnya di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di Kampung Sawahlega, Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya pada kemarin (21/2) pagi.
Sedangkan untuk jasad Jamal, telah dibawa oleh keluarganya untuk dikebumikan di kampung halamannya, tepatnya di Kampung Duren Seribu, RT 1/8, Kelurahan Duren Seribu, Kecmaatan
Bojongsari, Kota Depok. “Jasad Iis dan Ayu ini, dimakamkan di daerah Purabaya, karena keinginan Deni yang merupakan ayah kandungnya Ayu dan mantan suaminya Iis,” pungkasnya.
Sementara itu, Abdurahman (63) warga Kampung Sawahlega, Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya yang merupakan kakek Ayu mengaku tidak percaya bahwa cucunya tewas terpanggang api bersama ibunya.




