Pihaknya mengaku, bahwa sebenarnya proyek jalan Tol Bocimi Seksi 2 ini, untuk pembangunannya tinggal finishing. Dia mencontohkan, seperti untuk rambu-rambu sudah siap semuanya. Bahkan, penerangan jalan umum (PJU) tinggal pasang.
Hanya saja, fasilitas atau asessoris tol belum selesai semua. Diantaranya gerbang tol dan simpang tol. “Jadi tinggal sedikit sebenarnya. Seperti ada satu jembatan yang baru separuh dan tinggal itu finishing saja,” paparnya.
Sebab itu, saat jalan Tol Bocimi Seksi 2 ini dibuka secara fungsional untuk mendukung dan menunjang akses lalu lintas pada liburan Natal 2022 dan tahun baru 2023, ia menghimbau agar hati-hati saat melintasi. Karena ditakutkan euphoria masyarakat berlebihan.
“Ini kan satu jalur. Setelah kembali dua jalur itu kan free jalan itu, mereka melepaskan speed lebih dari 60 kilometer. Tepatnya saat pindah jalur dari arah A ke jalur arah B. Itu berada di jembatan STA 15.
Karena disana jalannya ada cekungan dan itu nanti harus diaspal. Namun karena belum final, makanya harus hati-hati,” beber Indhit. (den)






