“Warga banyak yang mengadu bahwa mereka sangat khawatir tower ini segera rubuh. Selain itu, warga juga merasa takut ketika tinggal di rumah. Sebab, lokasi rumah dengan bangunan tower hanya berjarak sekitar 5 meter,” tandasnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, wartawan koran ini belum mendapatkan klarifikasi baik dari pihak pemerintah maupun pihak perusahaan selaku penanggung jawab dalam pembangunan tower BTS tersebut.
“Maaf saya baru mengetahui ada TPT bangunan tower yang ambruk ini. Nanti, akan kita tinjau ke lapangan untuk mengetahui kebenarannya. Setelah itu, baru kita bisa mencari solusinya,” singkat Camat Jampangtengah, Sabar Suko. (den/d)





