BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMIWISATA

H+2, Wisata Pondok Halimun Dipadati Pengunjung

×

H+2, Wisata Pondok Halimun Dipadati Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah saat mengunjungi objek wisata Pondok Halimun.

Lebih lanjut ia menjelaskan, mayoritas para wisatawan domestik ini, berasal dari daerah Jakarta, Bogor, Depok, Bandung dan daerah lainnya. Mereka sangaja datang ke sini, untuk menikmati keindahan panorama alamnya yang indah dan asri.

“Iya, kan disini suasanya sangat sejuk karena lokasinya berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango. Mereka kebanyakan datang ke sini untuk melakukan kunjungan wisata biasa saja. Namun, sisanya mereka melakukan kemping secara rombongan atau keluarga,” paparnya.

Bank bjb Tandamata

Untuk memastikan keamanan pada masa pendemi Covid 19, pihak pengelola telah menghimbau dan menyarankan kepada seluruh wisatawan yang hendak memasuki kawasan objek wisata Pondok Halimun untuk menerapkan protokoler kesehatan. Ini harus dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Tiket masuk ke kawasan wisatawa Pondok Halimun pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua, akan dikenakan tarif sebesar Rp8 ribu.

Sementara, untuk roda empat berukuran kecil hanya dikenakan biaya Rp20 ribu. Sedangkan untuk kendaraan jenis minibus hanya dikenakan tarif Rp30 ribu. Nah, kalau untuk tiket masuk kendaraan bis bisa mencapai Rp135 ribu,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Cimacan, Kabupaten Cianjur, Nunung Didah (35) mengatakan, pihaknya sengaja datang untuk berkunjung ke lokasi kawasan wisata Pondok Halimun, selain lokasinya mudah dijangkau dari pusat Kota Sukabumi, objek wisata tersebut juga sangat cocok untuk kegiatan keluarga.

“Saya mengetahui wisata ini, dari sepupu saya yang tinggal di Sukabumi. Mereka mengajak kita untuk bermain ke sini. Iya, tadinya mau ke Palabuhanratu untuk menikmati keindahan pantai Selatan Sukabumi.

Namun, karena lokasinya jauh, makanya kita memilih menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di lokasi rekreasi pegunungan,” pungkasnya. (Den)