H-4 Arus Lalin ke Sukabumi Mulai Tersendat

  • Whatsapp
MULAI PADAT: Kondisi arus lalu lintas di Jalur Sukabumi-Bogor tepatnya di Kecamatan Cibadak, sudah mulai padat oleh kendaraan baik umum maupun masyarakat yang akan menuju kampung halamannya.

SUKABUMI – Memasuki H-4 arus mudik Idul Fitri 1440 H, volume kendaraan yang mengarah ke Sukabumi sudah mulai padat. Dari pantauwan Radar Sukabumi dilapangan, dari sejak pukul 13.00 WIB, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Suryakencana, Kecamatan Cibadak, sempat mengalami kepadatan. Meskipun tak berlangsung lama, arus lalu lintas pun kembali normal.

Untuk mengantisipasi penumpukan kepadatan di titik-titik rawan kemacetan, jajaran Satlantas Polres Sukabumi menerjunkan ratusan personel di Jalur Sukabumi-Bogor. “Terdapat beberapa titik rawan kemacetan di Jalur Sukabumi-Bogor ini.

Bacaan Lainnya

Diantaranya, Pasar Cibadak, Pasar Parungkuda, Pasar Cicurug dan Benda. Karena itu, kami menempatkan empat pos untuk para personel,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Galih Bayu Raditya kepada Radar Sukabumi, kemarin (30/5).

Menurutnya, kemacetan biasanya akan terjadi ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri. Sebab, banyak masyarakat hendak pulang ke kampung halamannya. Untuk itu, perlu ada upaya untuk mengurai kemacetan nanti. “Sejak H-7 sampai H+7, diprediksi bakal terjadi peningkatan volume kendaraan.

Karena itu, kami juga berkoodinasi dengan pabrik yang berada di lintas Sukabumi-Bogor untuk segera meliburkan karyawannya,” paparnya.

Lanjut Galih, untuk mengantisipasi penutupan Jalur Puncak dan pengamanan arus lalu lintas menyambut arus mudik khususnya di wilayah Utara, memang perlu mendapat perhatian setelah terkonektingnya Tol Bocimi dengan Sukabumi Kota. Karena dipastikan, pemudik akan mengarah ke jalur Bocimi.

“Selain wilayah Utara, pengamanan yang kedua adalah didaerah wisata. Mengingat, Kabupaten Sukabumi yang memiliki beberapa objek wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan baik wisata laut maupun objek wisata gunung. Pengamanan ini terutama pada keselamatan pengunjung laut,” imbuhnya.

Ia menabahkan, berkaca pada pengalaman dan perhitungan tahun lalu, beberapa pengunjung menjadi korban laka laut. Meski sudah dilakukan pengamanan maksimal, tetapi masih tetap saja terjadi. “Oleh karena itu, kami akan lebih memaksimalkan pengamanan di lokasi terjadinya kerawanan itu,” jelasnya.

Adapun pengamanan dilakukan pada jalur rawan kecelakaan lalu lintas seperti jalur Cikidang. “Tidak ada toleransi lagi. Bus dilarang masuk jalur Cikidang. Lebih baik mencegah dari pada terjadi lagi kecelakaan disana. Kami sudah instruksikan kepada Kadis Perhubungan Provinsi Jabar agar memasang portal atau rambu lalu lintas dilarang masuk bagi bus di jalur Cikidang,” tandas Galih.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono meminta semua elemen untuk selalu menjaga sinergitas dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri 1440 H ini agar terciptanya kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Perlu adanya sinergitas antara TNI, Polri dan masyarakat untuk sama-sama menjaga suasana aman, termasuk pelayanan keamanan arus lalu lintas, arus mudik dan arus balik,” ungkap Adjo.

Dalam hal ini, keamanan objek wisata saat libur lebaran perlu ditingkatkan. Baik Objek wisata pantai hingga gunung semua harus terlayani dengan baik oleh aparat maupun oleh seluruh elemen masyarakat. Sehingga, wisatawan yang menikmati keindahan alam di Kabupaten Sukabumi bisa merasa aman, nyaman dan tentram.

“Kami meminta bagi wisatawan agar meningkatkan kewaspadaanya dan menuruti semua aturan dan himbauan dari petugas yang berada ditempat wisata,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *