SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Gelombang setinggi 3 meter diprakiraan terjadi di perairan selatan Jawa Barat, Sukabumi pada tanggal 31 Desember 2019 nanti atau sepanjang libur natal dan tahun baru (nataru). Informasi ini dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofiska Bandung.
Menanggapi hal tertsebut, Ketua Harian Balawisata Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto mengatakan, gelombang setinggi 3 meter tergolong tidak aman. Akan tetapi hal tersebut tergolong dari kondisi pantainya.
“Tergantung kondisi pantainya, namun secara umum tidak aman. Tapi bukan berarti kawasan tersebut tidak bisa digunakan untuk ativitas wisata oleh wisatawan,” kata Yanyan kepada Radarsukabumi.com, Jumat (27/12/2019).

Yanyan sendiri mengaku bahwa pihaknya belum dapat informasi tersebut, namun dipastikan jika valid lantaran dirilis oleh BMKG. Kendati demikian, pihaknya meminta kepada wisatawan di sepanjang kawasan Pantai Palabuhanratu Sukabumi untuk tetap berhati-hati dan waspada.
Sebagaimana Balawisata Kabupaten Sukabumi yang juga terus meningkatkan kewaspadaan di setiap pos pelayanan dan pengawasan Balawisata tetap dilakukan.
“Karena tugas dan tanggung jawab kami memberikan kepemanduan salah satunya memberikan informasi berupa imbauan kepada setiap wisatawan yang akan melakukan aktivitas berenang di pantai. Tentu dengan memberikan informasi yg tidak membuat khawatir atau panik kepada wisatawan,” ujar Yanyan.
“Saat ini kondisi gelombang masih relatif normal. Namun hanya keberadaan ubur-ubur yang menjadi perhatian khusus kami saat ini,” tandasnya.
(izo/rs)






