Gaji Tunjangan Anggota DPRD Kota Sukabumi Naik Hampir 100 persen , Mahasiswa Berteriak

  • Whatsapp
Mahasiswa saat melakukan demontrasi ke DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir. H Djuanda

Sementara itu, Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, Faisal Bagindo, mengapresiasi langkah dari mahasiswa, hal tersebut menjadi perhatian dan koreksi buat Anggota DPRD Kota Sukabumi.

Hanya saja, data yang disuguhkan mahasiswa itu tidak valid. Adapun kenaikan dua item tunjangan itu totalnya dikisaran 560 jutaan, bukan Rp. 7 miliar.

Bacaan Lainnya

“Data yang dikeluarkan mahasiswa tidak valid, Tunjangan Perumahan dan Transportasi itu kenaikannya diangka Rp. 16, 2 juta dikalikan 35 anggota DPRD 567 juta, ” ujar Faisal.

Kenaikan tersebut kata Faisal sudah sesuai dengan regulasi, yakni Undang-undang 23/2014 tentang pemerintah daerah, Peraturan Pemerintah nomor 18/2018 tentang hak pengelolaan dan adminitrasi keuangan pimpinan dan Anggota DPRD. Bahkan kenaikan tunjangan anggota DPRD yang tersajdi dalam APBD Perubahan itu pun sudah dievaluasi oleh Gubernur Jabar.

” Bahkan Gubernur menyetujui total kenaikan dua item itu sampai Rp. 20,8 juta tapi kita hanya Rp. 16.2 juta setelah dipotong pajak. Harapanya lebih besar dari pada kita,” jelasnnya.

Terlebih angka kenaikan dua item tunjangan itu bukan DPRD yang menentukan. Angka tersebut berdasarkan hasil Appraisal atau penilaian dari lembaga independen.

” Langkah yang kita lakukan itu tepat atau tidak, makanya menggunakan appraisal. Bukan ngitung sendiri,” katanya.

Mengapa nilai tunjangan DPRD Kota Sukabumi lebih besar dari daerah lain kata Faisal daerah lain belum melakukan keniakan, informasinya mereka akan menaikannya di APBD Murni 2021. Sementara DPRD Kota Sukabumi lebih cepat di APBD 2020 perubahan.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *