Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, Hudi Kodir Wahyu mengatakan, setelah sampai di Kota Sukabumi pihaknya bakal langsung menerjunkan tim untuk melakukan assesmen.
“Kami bakal data dulu, termasuk mendengar bagaimana cerita mereka (korban). Tentunya, jika sudah dapat diketahui kebutuhannya, baik itu pemulihan secara sikologi dan sebagainya, kami akan lakukan,” singkatnya.
Terpisah, Dicky Permana (45), keluarga korban yang berada di Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Sukabumi yang telah membantu kepulangan keluarganya tersebut. “Kami berterima kasih kepada Pak Walikota secara khusus, sebelumnya juga sudah berbiacar dengan beliau tentang rencana kepulangan dan penjemputan,” ucapnya.
Hingga kini, ke enam keluarganya ini masih mendiami lokasi pengungsian di wilayah Simaja III, Kota Palu. Kabar terakhir yang didapatnya dari keluarga, mereka masih mengalami trauma yang cukup berat atas peristiwa yang dialaminya.
“Mereka cukup trauma berat, bahkan sampai saat ini masih belum ada yang berani tinggal didalam bangunan atau rumah. Secara keseluruhan memang cukup sehat, terkecuali ibu karena memang mengidap penyakit asma. Minta doanya saja, semoga pulang selamat dan bisa berkumpul di Sukabumi,” pinta Dicky.(upi/t)





