Empat Trayek Angkot Digabung

WARUDOYONG– Dinas Perhubungan Kota Sukabumi bakal menggabung empat trayek angkutan kota ke Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi pada Desember mendatang. Hal itu dilakukan, untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah akses warga dari pusat kota atau arah utara menuju terminal.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdulrachman menjelaskan, perubahan dan penggabungan empat trayek angkot itu dilatarbelakangi oleh keluhan masyarakat terkait tidak adanya angot dari pusat kota yang langsung menuju Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi. “Selama ini penumpang dari pusat kota maupun sebaliknya harus naik angkutan umum dua kali menuju terminal, pastinya hal itu cukup berdampak pada waktu tempuh dan ongkos yang dikeluarkan penumpang. Maka dari itu, kami (Dinas Perhubungan, red) berencana menggabungnya,” jelasnya, kemarin (20/9).

Bacaan Lainnya

Adapun ke empat trayek Angkot tersebut, terdiri dari Angkot 14 trayek Bhayangkara digabung dengan Angkot 20 trayek Balandongan dan Angkot 15 trayek Bayangkara digabung dengan Angkot 03B trayek Lembursitu. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pematangan sejumlah persiapan dan konsolidasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kami bakal terlebih dahulu menampung berbagai masukan dan aspirasi, termasuk berbagai masalah yang akan timbul pada saat penggabungan dan perubahan ke 4 trayek Angkot tersebut direalisasikan,” ujarnya.

Apabila penggabungan dan perubahan ke empat trayek Angkot tersebut sudah direalisasikan, penumpang yang akan menuju Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi dan sebaliknya khususnya dari pusat Kota Sukabumi, akan lebih mudah serta dapat mempercepat waktu tempuh dan ongkosnya relatif murah.

“Ya diharapkan dapat meningkatkan volum penumpang ke Terminal, tapi yang pasti masyarakat lebih efektif menjangkau terminal,” imbuhnya.

Sejak dioperasikannya terminal tersebut pada 28 Oktober 2016 silam, hingga saat ini masih kondisinya belum optimal karena memnag belum ada trayek Angkot yang menuju langsung terminal terminal tersebut, khususnya dari pusat Kota Sukabumi dan sebaliknya.

“Apabila penggabungan dan perubahan ke empat trayek Angkot tersebut sudah direalisasikan, dapat meningkatkan volume penumpang di Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, karena akses warga masyarakat khususnya dari pusat Kota Sukabumi untuk menuju terminal tersebut dan sebaliknya, lebih mudah dan ongkosnya relatif murah,” pungkasnya.

 

(upi/e)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *