BERITA UTAMALiputan Khusus

Ekspedisi Gerakan Anak Negeri, Menyusuri 5.000 Kilometer Jawa-Bali, Terpesona Desa Terbersih di Dunia

×

Ekspedisi Gerakan Anak Negeri, Menyusuri 5.000 Kilometer Jawa-Bali, Terpesona Desa Terbersih di Dunia

Sebarkan artikel ini
Gerakan Anak Negeri
EKSPEDISI JAWA-BALI: Inisiator Gerakan Anak Negeri, Hazairin Sitepu bersama rombongan di Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Desa ini merupakan desa terbersih di dunia.

Sama halnya dengan tempat wisata lain di Bali, pandemi sangat berdampak bagi desa ini. Kunjungan wisata ditutup selama masa PPKM. Para wisatawan, baru bisa menikmati kembali Penglipuran, seminggu lalu. Meski begitu, baru beberapa orang saja yang terlihat menyambangi desa dengan 77 rumah tersebut.

Para warga Desa Penglipuran juga sangat leluasa menjalani aktivitasnya. Beberapa bahkan menawari pelancong untuk masuk ke rumahnya. Mereka menawarkan buah tangan khas Bali. Hazairin yang juga CEO Radar Bogor Group sempat menjajal masuk ke dalam rumah warga.

Bank bjb Tandamata

Perbincangan hangat pun dilakukan. Empu pemilik rumah memperkenalkan tiga bangunan wajib yang harus ada di setiap rumah warga Penglipuran. Yakni: dapur dengan model rumah bambu, ruang tamu semacam balai-balai hingga sangga (tempat sembahyang).

Warga Penglipuran memang sangat memegang teguh ada istiadatnya. Sesuai dengan nama desanya: “Penglipuran”. Berasal dari isitilah Pengeling dan Pura yang bermakna mengingat tempat para leluhur (tempat suci).

“Selain desa terbersih, desa ini juga ternyata sudah banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya, yang paling prestisius, Sustainable Destinations Top 100,” kata pria yang akrab disapa Bang HS itu. Dalam kesempatan tersebut, Hazairin juga memborong salah satu suvenir penutup kepala khas Bali, Udeng. (mam/c)