Dua Perampok di Sukabumi Gasak 6 Hp Emak-emak

Polsek Gunungguruh
Petugas Polsek Gunungguruh saat melakukan olah TKP di lokasi rumah warga yang jadi korban curas.

SUKABUMI – Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Sukabumi. Kali ini, seorang emak-emak berinisial DFN (40) asal Kampung Gandasoli, RT 004/008, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Gunungguruh Polres Sukabumi Kota Iptu Didin Waslidin kepada Radar Sukabumi mengatakan, kasus tindak pidana curas yang terjadi pada Sabtu (04/12) dini hari itu, bermula saat korban yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT) bersama temannya yang berinisial CN (19) asal warga Kampung Gandasoli, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, sedang beristirahat di rumah korban.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya sekira pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban bersama dengan temannya awalnya sedang beristirahat mendengar suara berisik di tengah rumah.

Namun, saat korban hendak mengecek tiba-tiba, ada dua orang pelaku yang menggunakan penutup wajah langsung mengikat korban dan anak korban dengan menggunakan tali,” kata Didih kepada Radar Sukabumi pada Minggu (05/12).

Setelah itu, pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis golok. Tidak lama, setelah itu pelaku langsung mengambil enam unit handpone milik korban dan uang tunai sebanyak Rp500 ribu.

“Tidak ada korban jiwa, dalam kasus tindak pidana curas ini, hanya saja korban mengalami kerugian materil. Lantaran, uang beserta handphone-nya raib digondol pelaku,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.