“Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Untuk sementara diduga pelakunya SH (36) Warga Kiaralawang, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu. Tapi masih diduga ya,” kata Saidina saat dikonfirmasi Radar Sukabumi.
Kejadian itu diketahui, Dani berjalan ke Mako Polsek meminta pertolongan dengan kondisi berlumuran darah akibat luka bacokan di bagian kepalanya.
Petugas yang sedang piket, dengan sigap langsung mengevakuasi korban ke RSUD Palabuhanratu menggunakan mobil patroli.
Sepulang mengantarkan Dani menuju Mako Polsek, polisi kembali mendapatkan informasi ada korban yang tergeletak di Pasar Palabuhanratu dengan sejumlah luka bacokan di bagian kepala dan perut.
“Korban masih mengorok tapi sangat kritis. Kita membawanya ke rumah sakit dan korban meninggal di runah sakit,” timpal Saidina.
Warga Pasar Palabuhanratu, Ibut (42) baru mengetahui kejadian itu pada pukul 05.00 WIB.
“Saya kenal bapaknya. Itu anak pak Ayud. Kalau kejadiannya saya tidak tahu,” katanya.
Warga Pasar lainnya meyakini perkelahian itu akibat pengaruh minuman alkohol yang ditenggaknya.
Lantaran, di Depan Toko Sepeda Pasar Palabuhanratu masih terdapat sejumlah kantong pelastik bekas minuman ciu dan bercak darah di lantai.
” Kalau kejadiannya saya ga tahu, tapi saya yakin mereka habis minum ciu. Ini bekasnya masih ada,” kata Dolas (40).(ryl)





