Dua Orang Meninggal Dunia

  • Whatsapp

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Goyangan gempa pada akhir pekan lalu akhirnya memakan korban jiwa. Dua orang warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran meregang nyawa setelah gempa terjadi. Riwayat penyakit jantung diduga menjadi penyebab utamanya.

Seperti diketahui, Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah terdampak gempa yang berpusat di Sumur Banten dengan kekuatan 7,4 magnitudo dan dimutakhirkan menjadi 6,9 Skala Richter (SR) pada akhir pekan lalu. Sedikitnya dua kali gempa mengguncang Sukabumi.

Read More

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, dua warga yang meninggal dunia akibat guncangan gempa ini ialah Ajay (58), warga Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok dan Ruyani (35), warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. “Iya betul, ada dua warga yang dikabarkan meninggal dunia setelah guncangan gempa beberapa hari lalu itu,” jelas Daeng kepada Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, kemarin (4/8).

Daeng menjelaskan, salah satu korban, Ruyani meninggal pascagempa susulan dengan magnitudo 4,4. SR yang terjadi pada Sabtu (3/8) sekira pukul 00.22 WIB. Berdasarkan keterangan, ia mengalami riwayat penyakit jantung.

“Kuat dugaan, beliau ini syok berat dan terkena serangan jantung saat insiden gempa susulan. Karena memang, almarhum memiliki riwayat itu. Sedangkan amlarhum Ajay, ia meninggal akibat terpeleset di kamar mandi pada saat gempa bumi pukul 19.03 WIB itu,” tandasnya.

Camat Waluran, Kartowijoyo mengaku langsung mengunjungi keluarga korban untuk memastikannya. “Dipastikan kematian beliau ini bukan karena tertimpa bangunan rumah ataupun lainnya, akan tetapi ia meniggal karena serangan jantung yang dideritanya. Berdasarkan pengakuan dari keluarganya, almarhum Ruyani ini memiliki riwayat jantung,” katanya.

Menurut Kartowijoyo, jasad almarhum langsung dipulasara oleh masing-masing keluarga untuk dikebumikan. “Tadi pagi, jasad almarhum sudah di kebumikan oleh keluarganya di tempat pemakaman umum Desa Mekarmukti. Saya tutut berduka cita, semoga kepulangan almarhum dapat diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalaninya,” pungkasnya.

(Den/d)

Related posts

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *