Belum terbacanya QR Code vaksin Covid-19 dari Indonesia oleh negara lain diakui oleh Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. ’’Kita sedang berproses pada platform global,’’ katanya. Harapannya barcode atau QR Code vaksin Covid-19 Indonesia bisa terbaca sistem di negara lain, termasuk Arab Saudi.
Sementara itu Ketua Umum DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M. Nur mengatakan ke depan jumlah jamaah umrah semakin banyak. Dia memperkirakan pada 2030 nanti ada 3,7 juta jamaah umrah dalam setahun dari Indonesia.
Dengan semakin banyaknya jumlah jamaah umrah itu, Firman mengusulkan pemerintah membentuk atase haji dan umrah di Arab Saudi. Sehingga bisa memberikan perlindungan yang maksimal terhadap para jamaah umrah maupun haji. Hilmi Setiawan
Sumber : Jawapos






