Masih kata Yudha, sebagai seorang umat muslim apabila ada pemberitaan yang memunculkan namanya membuat gaduh, secara pribadi memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Sebagai umat muslim saya memohon maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat, apabila ada kesimpangsiuran ini dan segala macam, kepada masyarakat saya mohon maaf sebanyak banyak, hal ini pastinya akan menjadi sebuah introspeksi, tapi fakta yang sebetulnya tidak seperti apa yang dibayangkan,” terangnya.
“Isu penganiayaan sebetulnya kalau dari informasi bukan seperti itu, nanti rilisnya akan dilakukan dan dikeluarkan BK, tapi yang saya sampaikan bahwa saya tidak seperti yang ada dalam berita tadi, saya mabuk mabukan segala macam, itu kan saya tidak melakukan itu, seperti yang tadi saya bilang, biar BK supaya punya independensi yang benar dan baik rilisnya nanti dari BK,” tandasnya. (Cr2/d)






