Ketua Operasional dan Sumber Daya Manusia Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh mengatakan, proses pencarian sudah dilakukan secara maksimal.
Namun, cuaca dan kondisi arus air yang cukup kuat menjadi kendala tim SAR Gabungan dalam proses pencarian korban. “Proses pencarian sudah dilakukan dengan cara penyisiran di darat dan wilayah perairan. Namun, hingga saat ini jasad korban belum juga ditemukan,” jelasnya.
Karena tidak juga ditemukan, tim gabungan pun sepakat menghentikan pencarian korban, karena selain ombak di perairan pantai Selatan Sukabumi mulai pasang juga upaya pencarian sudah dilakukan selama tujuh hari sesuai dengan SOP.
“Pencarian resmi ditutup sesuai dengan SOP dan akan dilanjutkan kembali, bilamana ada informasi atau laporan terkait keberadaan jasad korban yang hilang misterius ini,” pungkasnya. (den/hnd/d)






