Di balik angka statistik, ada cerita nyata. Seorang pasien yang tengah dirawat di RSUD mengaku panik ketika mengetahui kartunya nonaktif. “Saya takut tidak bisa berobat. Padahal sakit tidak bisa menunggu,” katanya lirih.
Kebijakan penonaktifan ini mungkin terlihat teknis di atas kertas, tetapi di ruang perawatan, ia menjelma jadi dilema hidup. Ribuan warga kini berada di persimpangan: menunggu proses reaktivasi, berharap kuota PBPU BP Pemda, atau mencari cara lain agar tetap bisa berobat.(bam/d)






