SUKABUMI — Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memastikan akan memperbaiki landmark “Karanghawu Beach” yang berada di Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok. Tulisan ikonik yang dibangun pada saat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi penanda kawasan wisata tersebut rusak dimakan usia, dengan beberapa huruf hilang akibat korosi.
Kepala Dinas Pariwisata, Ali Iskandar, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi landmark dan mulai melakukan pembongkaran untuk perbaikan menyeluruh.
“Huruf-hurufnya banyak yang hilang karena bahan calpanis mudah berkarat terkena hembusan air laut. Insyaallah akan diganti dengan konstruksi beton bertulang agar lebih kuat dan tahan korosi,” ujar Ali.
Selain landmark Karanghawu, perbaikan juga akan dilakukan di kawasan wisata Curug Sodong. Menurut Ali, proses pengerjaan sudah dimulai setelah tim konsultan melakukan pengecekan lapangan.
“Pengerjaan sedang berlangsung dan kami pastikan akan diselesaikan secepatnya,” katanya.
Ali menekankan bahwa landmark bukan sekadar penanda tempat, tetapi juga bagian dari daya tarik visual wisata. Desain baru akan dibuat lebih modern namun tetap mempertahankan karakter khas Karanghawu yang dikenal dengan keindahan alam dan cerita legenda lokal.
Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk menjaga fasilitas publik agar tetap awet dan nyaman digunakan.






