Dandim: Hati-hati Gunakan Medsos

  • Whatsapp
Komandan Kodim 0607/ Kota Sukabumi, Letnan Kolonel Infanteri Danang Prasetyo Wibowo memberikan arahan kepada anggotanya agar bijak dalam menggunakan medsos.

SUKARAJA – Komandan Kodim 0607/ Kota Sukabumi, Letnan Kolonel Infanteri Danang Prasetyo Wibowo ‘mewarning’ seluruh anggotanya dan Persatuan Istri Prajurit (Persit) agar bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial (medsos).

Ini merupakan salah satu bentuk upayanya dalam mengantisipasi penyebaran informasi yang tidak jelas (hoax) yang berpotensi memprofokasi dan mengganggu ketentraman umum.

Bacaan Lainnya

“Kita ini punya aturan. Sebagai militer dan istri prajurit, harus tau etika dan menjalankan aturan yang sudah ada itu,” jelas Danang di hadapan seluruh Danramil, Perwira Staf Kodim 0607 Kota Sukabumi, Ketua Persit Cabang XVII Kodim 0607 Kota Sukabumi, anggota persit dan seluruh anggota Kodim 0607 Kota Sukabumi di Aula Manunggal Kodim 0607 Kota Sukabumi, Jalan RA Kosasih, Desa/Kecamatan Sukaraja, Senin (14/10).

Menurut Danang, kemajuan teknologi saat ini dapat menjadikan seseorang mudah melakukan kegiatan dan tindakan apapun dengan alasan kebebasan berekspresi. Meskipun hal ini merupakan suatu kemajuan positif yang sangat baik, namun tidak menutup kemungkinan akan memiliki dampak negatif yang tidak kalah besarnya.

“Harus diingat, yang ada di internet itu tidak semuanya belum tentu benar. Jadi kita harus cermat saat mendapatkan informasi dari sana. Bila ada informasi yang masuk, jangan langsung dishare ke media sosial, cek dulu kebenaran informasi tersebut,” tandasnya.

Dengan kemajuan teknologi sekarang ini, gambar, video maupun file lainnya dapat direkayasa dengan mudah. Danang menekankan ada kemajuan teknologi saat ini digunakan pada hal-hal positif. “Mari gunakan medsos dengan cermat, bijak dan teliti,” timpalnya.

Selain itu, Danang pun mengingatkan kepada seluruh anggota Persit agar menjaga nama baik keluarga maupun satuannya. Begitu pula dalam mendidik anak, Persit harus selalu memantau setiap perkembangannya. “Bila para prajurit memiliki anak yang usianya di bawah 13 tahun, disarankan agar tidak bermain medsos.

Karena banyak sekali hal-hal negatif yang bisa didapat tanpa disadari dari sosial media. Untuk itu, sebagai orang tua marilah kita memberikan pengawasan, pengertian dan iman yang kuat kepada anak-anak kita agar mereka tidak mudah terbawa kepada hal-hal yang negatif seiring dengan perkembangan tehnologi sekarang ini,” bebernya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *