Sementara lokasi longsor yang menyebabkan setengah badan jalan ambruk di Kampung Lebakmuncang, RT 1/3, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung telah menyebabkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas jalan kabupaten itu.
“Setengah badan jalan ini, ambruk akibat luapan air dari sungai Citalahab yang menggerus tanah jalan. Sekarang jalan itu, hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja,” bebernya.
Saat ini, sejumlah petugas gabungan dari Tagana, Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Polri, TNI dan unsur lainnya, tengah berjaga di sekitaran lokasi bencana.
“Di lokasi bencana sudah di pasang police line dan petugas tengah berupaya mengatur arus lalu lintas. Iya, karena di lokasi pergerakan tanah di Kampung Gunungbatu, terdapat bus mengalami patah as. Sekarang lagi proses evakuasi,” paparnya.






