Meski tidak ada korban jiwa, BPBD tetap mengevakuasi warga dari rumah yang terancam roboh untuk mengantisipasi risiko lanjutan. Sebagai langkah awal, BPBD telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal. Namun, kebutuhan mendesak lainnya seperti batu, bata, semen, pasir, kayu, dan genteng masih diperlukan untuk perbaikan rumah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kelurahan, Babinsa, RT/RW, dan unsur terkait lainnya. Lokasi kini dinyatakan aman, tapi warga tetap diminta waspada,” tambahnya.
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tim SIGAP Dinas Kesehatan, aparat kelurahan, Babinsa, serta masyarakat sekitar. Yoseph juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.(bam/d)






