Pihaknya menambahkan, pemerintah desa sudah berulang kali meminta bantuan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi hingga pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sejak 2018 lalu, ia mengaku sudah mengajukan bantuan untuk pembangunan jembatan permanen untuk melintasi sungai Cikaso melalui pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program Jantung Desa.
Namun, hingga saat ini belum mendapatkan respon yang baik. Setelah itu, ia kembali meminta bantuan pada tahun 2020. Namun, pengajunan untuk pembangunan jembatan itu, anggarannya terkendala recofushing Covid-19.
“Terus kemarin sudah ada survai dari Yayasan Sehati, tetapi sama belum ada rejekinya. Harapan kami, ada secepatnya di bangun jembatan permanen untuk mempermudah layanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga kami. Karena, jika sudah ada jembatan di sungai ini, akses pemanfataannya dapat dirasakan oleh warga dari tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Pabuaran, Purabaya dan Kecamatan Jampangtengah,” pungkasnya. (den/d)






