BERITA UTAMA

Cek Fakta: Video Jembatan Pamuruyan Amblas Dipastikan Hoaks

×

Cek Fakta: Video Jembatan Pamuruyan Amblas Dipastikan Hoaks

Sebarkan artikel ini
Video yang beredar merupakan rekaman lama tahun 2022. Kondisi jembatan saat ini aman, sementara kemacetan disebabkan oleh kendaraan kontainer yang mogok di jalur tersebut.
Video yang beredar merupakan rekaman lama tahun 2022. Kondisi jembatan saat ini aman, sementara kemacetan disebabkan oleh kendaraan kontainer yang mogok di jalur tersebut.

SUKABUMI – Sebuah video yang mengklaim Jembatan Pamuruyan di Kabupaten Sukabumi amblas dan menyebabkan kemacetan panjang beredar luas di media sosial. Video tersebut memicu keresahan warga, terutama pengguna jalan yang khawatir akan keselamatan saat melintas. Namun, setelah dilakukan penelusuran, informasi itu dipastikan hoaks. Faktanya, kemacetan yang terjadi pada Kamis (22/1) pagi disebabkan oleh kendaraan kontainer yang mogok, bukan karena kerusakan jembatan.

Bank bjb Tandamata

Kemacetan panjang di jalur utama Sukabumi–Bogor terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Sejumlah pengendara mengeluhkan antrean kendaraan yang tersendat hingga beberapa kilometer. Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu dengan menyebarkan kembali video lama yang memperlihatkan kondisi jembatan amblas pada tahun 2022. Video tersebut cepat menyebar di berbagai platform media sosial, menimbulkan persepsi keliru bahwa jembatan kembali rusak.

Kejadian ini sangat disayangkan adanya pihak yang memanfaatkan situasi kemacetan untuk menyebarkan kembali video lama sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi di media sosial.

Sejumlah pengendara yang melintasi jalur tersebut memastikan jembatan dalam kondisi kokoh. Mereka mengakui adanya ketersendatan arus lalu lintas, namun hal itu murni akibat kendaraan besar yang mengalami gangguan mesin.

“Jembatan aman, tidak ada kerusakan. Kemacetan hanya karena kontainer mogok,” ujar Iwan Kustiawan, salah seorang pengendara.

Penyebaran video hoaks ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Beberapa warga bahkan mengaku enggan melintas karena khawatir jembatan benar-benar amblas. Pedagang kecil di sekitar lokasi juga sempat mengalami penurunan pembeli karena arus kendaraan tersendat.