BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Cari Sholeh, Laut Kidul Diobok-obok

SUKABUMI – Hari pertama pencarian korban laka laut, Sholeh Supartho (20) warga Kalangan, RT 01/10, Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah ini, yang hilang setelah digulung ombak pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, belum membuahkan hasil, Senin (6/7).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman mengatakan, pencarian korban yang merupakan wisatawan asal Jawa Tengah ini, dilakukan oleh puluhan personel dari tim SAR gabungan.

Seperti Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, Polsek Cisolok, BPBD Kabupaten Sukabumi, PMI Kabupaten Sukabumi, Pramuka Peduli SMI, SAR MTA, IEA Sukabumi, Balawista, Sograbis (Grab) Sukabumi dan Nelayan.

“Puluhan personel sudah diterjunkan untuk mencari keberadaan korban. Namun, hingga saat ini jasad korban belum juga ditemukan,” kata Hendra kepada Radar Sukabumi, Senin (6/7).

Saat proses pencarian, sambung Hendra, puluhan personel tersebut telah dibagi menjadi tiga tim.

Seperti pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu tradisional jukung dari lokasi kejadian hingga sejauh sejauh satu Nm (Nauticamile) dan personel kedua melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai dengan pengamatan secara visual hingga sejauh satu kilometer dari lokasi kejadian.

“Hari ini tim rescue Basarnas bersama unsur SAR gabungan sudah melakukan pencarian secara maksimal terhadap korban dan kita berharap korban segera ditemukan,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator FKSD Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri mengatakan, korban dikabarkan tenggelam pada Minggu (5/7) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika ia bersama temannya yang bernama Paisal Pratama (25) warga Kebun Bambu, RT 02/04, Desa, Kebalen, Kecamatan Babelan, tengah bermain air di pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok.

Namun, tiba-tiba korban bersama temannya terbawa arus hingga tergulung ombak saat bermain air di pantai tersebut.

“Saat bermain air di pantai tersebut, korban bersama seorang temannya terbawa arus pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok.

Namun, korban atas nama Paisal berhasil menyelamatkan diri dari gelombang ombak pantai itu. Sementara, korban hingga saat ini menghilang dan belum juga ditemukan,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, petugas dari tim SARDA sudah berupaya maksimal untuk menemukan korban laka laut itu. Seperti sudah menerjunkan sekitar lima personel untuk melakukan upaya pencarian.

“Petugas sudah melakukan serching darat, penyisiran pantai dari TKM ke arah selatan sampai dengan perairan Muara Cimaja dengan jarak sekitar dua kilometer.

Sementara Tim Basarnas penyisiran laut menggunakan perahu nelayan jenis congkreng. Namun, hingga sekarang proses pencarian masih nihil,” pungkasnya. (Den)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button