Cabut Dukungan Ke Emil, DPD Golkar Penuhi Harapan Kader

BANDUNG— Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah mengatakan bahwa DPP Golkar punya mata dan telinga. Kader Golkar di berbagai daerah di Jabar, dari kota kabupaten hingga level desa menolak keputusan DPP Golkar soal pengusungan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien. Saat pengusungan itu dibatalkan, maka tentu saja sudah sesuai dengan harapan.

Keputusan DPP Golkar era Setya Novanto mengusung Ridwan Kamil Walikota Bandung di Pilgub Jabar menuai reaksi penolakan kader. Pasalnya, banyak kader Golkar di Jabar menghendaki Dedi Mulyadi selaku Ketua DPD Golkar Jabar untuk maju sebagai Calon Gubernur Jabar. Pengusungan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien diteken Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang belakangan mundur dari Partai Golkar karena tersandung kasus korupsi. Airlangga Hartarto secara aklamasi jadi ketua umum.

Bacaan Lainnya

“Saya pikir DPP Golkar punya mata dan telinga. Bahwa di Golkar tidak ada budaya mengkhianati kader di bawah. Partai Golkar jadi besar karena kader di bawah, jadi keputusan pencabutan ini sesuai dengan harapan yang disuarakan kader di daerah sampai di desa,” katanya seperti dilangsir dari Rmol Jabar (group koran) dari Purwakarta, Minggu (17/12).

Setelah ini, kata Ade, DPD Golkar Jabar akan membahas langkah-langkah strategis soal pencalonan di Pilgub Jabar. “Termasuk membahas siapa calon gubernur Jabar dari Golkar ke depan. Yang pasti, peluang pak Dedi Mulyadi maju dari Golkar sangat besar,” ujar Ade. Pihaknya mematuhi keputusan DPP Golkar soal pencabutan rekomendasi tersebut. “Dulu kami patuh dan taat pada DPP Golkar saat usung Ridwan Kamil. Sekarang juga kami patuh dan taat,” tandasnya. (nif/die)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan