Bupati Sukabumi : Kendaraan Dinas Haram Digunakan Mudik, Ini Sanksinya

MACET PANJANG : Kondisi Kemacetan di Jalur Utara Sukabumi pada saat mudik lebaran 2023 dan arus balik khususnya di Exit Tol Bocimi Seksi II Cigombong-Cibadak
MACET PANJANG : Kondisi Kemacetan di Jalur Utara Sukabumi pada saat mudik lebaran 2023 dan arus balik khususnya di Exit Tol Bocimi Seksi II Cigombong-Cibadak. (foto : ist/Ilustrasi)

SUKABUMI  — Menjelang cuti bersama lebaran atau Idul Fitri 1445 H/ 2024 M Bupati Sukabumi Marwan Hamami menghimbau para ASN (Aparatur Sipil Negara) lingkup pemerintah daerah saat melaksanakan mudik tidak menggunakan kendaraan dinas.

Pasalnya, Marwan menilai selama ini kendaraan dinas tidak boleh bahkan dilarang digunakan ASN untuk mudik lebaran hal itu sudah sesuai peraturan yang selama ini diberlakukan.

Bacaan Lainnya

Jika ada yang melanggar yakni ASN ngeyel menggunakan atau terbukti memakai kendaraan dinas untuk mudik lebaran 1445 H, Marwan tidak segan segan akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Pasti sanksinya ditarik mobilnya, mobil tidak diberikan lagi rekomendasi untuk penggunaan kendaraan, kalau ada pembuktian bisa dilakukan (sanksi),” ujar Marwan singkat. Rabu, (27/3).

Sementara itu dihubungi terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengungkapkan aturan terkait larangan ASN menggunakan kendaraan dinas untuk mudik merupakan peraturan yang telah ditetapkan pemerintahan pusat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *