BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Brievenbus Riwayatmu Kini

×

Brievenbus Riwayatmu Kini

Sebarkan artikel ini

“Surat-surat yang terkumpul dalam bis surat dikumpulkan secara reguler oleh petugas kantor pos untuk selanjutnya menstempel perangko yang ditempelkan di atas amplop.

Bis Surat ini disebar oleh pemerintah Hindia Belanda untuk mempermudah pengiriman surat pada saat itu,” terangnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (28/3).

Bank bjb Tandamata

Irman juga menyebut, belum diketahui pasti kapan tepatnya bis surat ini berdiri, namun bisa dipastikan sudah cukup tua mengingat di Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada 11 Juni 1919 sudah muncul berita tentang pengrusakan brievenbus ini oleh orang tak dikenal.

“Sejak kantorpos pertama di Hindia Belanda didirikan di Batavia, 26 Agustus 1746, Kantorpos Sukabumi baru dibuka padai tanggal 1 Mei 1873, dengan status kantorpos pembantu atau hulppost kantor dibawah kendali kantor pos pengawas di Bandung,” sebutnya.

Penggunaan kotak ini, lanjut Irman, telah dilakukan jauh sebelum kantor pos Sukabumi berdiri yaitu pada tahun 1829 di Kantor Pos Batavia. Sedangkan, penggunaannya untuk umum disediakan di Semarang pada tahun 1850 dan Surabaya pada tahun 1864.

“Pada tahun 1883 Kantorpos Sukabumi menempati sebagian ruangan bangunan stasiun kereta api Sukabumi pasca dibangunnya jalur Buitenzorg Soekaboemi 1882,” lanjutnya.

Karena keberadaan brivenbus sudah umum sebelum kantor pos di Sukabumi dibuka, besar kemungkinan brievenbus tersebut dipasang saat pertamakali kantor pos pembantu dibuka di Kota Sukabumi tahun 1873, menyusul kemudian tempat lain seperti Cibadak.

“Sudah selayaknya Brievenbus ini dipelihara dan menjadi aset sejarah kota, di kota lain sudah ada upaya untuk menjadikannya sebagai cagar budaya. Hal ini sangat penting mengingat banyak tersebar isu bahwa brievenbus ini diperjualbelikan secara tidak sah di beberapa daerah kepada kolektor,” pungkasnya. (upi/t)