Peristiwa ini menunjukkan bahwa jembatan darurat bukan solusi jangka panjang. Andri menekankan perlunya intervensi pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur permanen yang lebih kokoh. “Harapan saya, pemerintah segera memberikan penanganan cepat agar akses warga kembali normal,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, sisa material bambu tampak hanyut dan sebagian tersangkut di bibir sungai. Warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh atau menunggu debit air surut untuk menyeberang secara manual.(den/d)






